kapolda sulawesi tengah brigjen pol dewa parsana mengatakan bahwa aparat polres poso sudah menjerat seorang oknum polisi yang diduga memerkosa asli tahanan perempuan pilihan masa 2012.
kalau terbukti salah, oknum tersebut mau bertemu melalui hukum sesuai peraturan dan berlaku, kata dewa parsana pada palu, sabtu.
penangkapan tersebut berlangsung pilihan hari setelah sederat aktivis perempuan melaporkan jumlah itu ke polisi.
dia menyatakan oknum polisi tersebut terancam diberhentikan secara tidak hormat karena melakukan tindakan asusila pada lingkungan polres poso.
polisi seharusnya menjadi pengayom warga bukan sebaliknya, ujarnya.
dia mengatakan ketika ini penyidik polres poso tengah mempelajari pengakuan tersangka ah dan berpangkat brigadir kepala.
Baca Juga: Pelangsing Badan - Pulau tidung - Peluang Usaha 2013
pelaku pelecehan seksual terhadap tahanan kasus narkoba tersebut diduga dilaksanakan oleh tiga oknum anggota polres poso selama 23 serta 24 maret 2013.
identitas pelaku sudah dikenal, mudah-mudahan segera terungkap semuanya, papar kapolda parsana.
sementara direktur komunitas peduli hawa juga anak (kppa) sulawesi sedang mutmainah korona mengatakan angka tersebut merupakan pelanggaran hak asasi manusia.
seseorang seharusnya merasa alami apabila berada pada lingkungan kepolisian, bukan malah diperkosa dalam bawah ancaman senjata, kata mutmainah.
dia dan menduga ada indikasi saling melindungi antaroknum anggota polisi dan ikut serta persentasi pelecehan seksual itu oleh karenanya kasusnya berjalan lamban.
korban berusia 24 tahun telah mendekam pada tahanan polres poso mengenai persentasi penyalahgunaan narkoba dari sekitar dua bulan silam.
cara penangkapan korban berinisial fm dan dinilai janggal sebab dipaksa mencari narkoba dengan oknum polisi kemudian ditangkap.